MENENTUKAN KONSEP SESUAI ARAHAN DESAIN ANDA
Menentukan Konsep sebagai Arahan Desain Anda
Sebuah desain yang baik dimulai dengan konsep desain yang baik. Anda mencoba untuk memecahkan permasalahan desain, maka sebuah konsep akan memimpin jalan untuk memberikan arahan terhadap keputusan desain Anda. Mengembangkan sebuah ide kecil sehingga menjadi sebuah konsep yang menarik. Bagaimana Anda bisa membentuk sebuah konsep yang menjadi peta desain Anda?
Konsep desain adalah ide di balik sebuah desain. Konsep ini yang akan mendasari logika, pemikiran, serta penalaran untuk bagaimana Anda akan mendesain. Konsep Anda akan menyebabkan pilihan-pilihan dalam bentuk, warna, dan jenis. Setiap keputusan desain Anda akan jatuh kembali terhadap arah konsep Anda. Dengan kata lain, konsep desain Anda menjadi kerangka untuk semua keputusan desain Anda.
Apa yang harus dilakukan sebelum membuat konsep desain?
Mengembangkan konsep desain adalah sesuatu yang muncul dari proses individu. Sebuah pengembangan konsep seseorang pasti akan berbeda dari pengembangan konsep orang lain.
Mendefinisikan masalah
Anda tidak bisa memecahkan masalah tanpa mengetahui apa permasalahannya. Sebelum mengembangkan konsep, lihatlah pokok-pokok permasalahan yang harus diperhatikan. Dan jika proyek desain Anda berhubungan dengan klien, maka definisikan permasalah desain Anda terhadap klien, juga pelanggan mereka, pasar umum mereka, serta tujuan mereka.
Penelitian dan Analisis
Setelah mendefinisikan macam-macam permasalahan untuk desain Anda, maka tentukan pemecahan permasalahan tersebut untuk desain Anda. Anda harus berfikir dan memulai proses generasi ide. Point-point analisis dibutuhkan untuk mengembangkan desain Anda sebagai pemecah permasalahan. Contoh point pertanyaan seperti;
-Apa merk klien Anda?
Dari satu pertanyaan ini akan timbul penjabaran lain seperti; apa kesan yang ingin disampaikan oleh merk ini terhadap pelanggan klien?, apa filosofi dari merk tersebut?, warna, bentuk, nuansa, dan jenis desain apa yang sesuai dengan merk tersebut?, dan sebagainya yang akan didapatkan dengan penjabaran lebih lanjut. Tentunya penjabaran ini akan terus berkaitan dengan point pertanyaan pokok berikutnya.
-Siapa pelanggan klien Anda?
Dari point ini akan didapatkan hal yang berkaitan dengan penjabaran sebelumnya. Seperti; Apa kesan merk yang akan mendapat perhatian dari pelanggan?, lalu penjabarannya akan; bagaimana lingkungan pelanggan?, apa warna, bentuk, nuansa, dan jenis desain yang sesuai untuk para pelanggan?
Jawaban untuk masing-masing hal tersebut akan mengembangkan ide Anda untuk menentukan bagaimana konsep desain Anda terbentuk.
Konsep, adalah sebuah titik awal penting yang akan menunjukan arah dalam desain Anda. Ini merupakan peta jalan tempat Anda kembali dan kembali lagi untuk menentukan arah proses desain Anda. Jika suatu desain yang dihasilkan tidak bekerja dengan baik, itu mungkin karena tidak sesuai dengan konsep. Atau jika Anda merasakan hasil desain tidak terbentuk dengan baik, maka Anda perlu mengeskplorasi konsep yang berbeda.
Apa yang harus dilakukan sebelum membuat konsep desain?
Mengembangkan konsep desain adalah sesuatu yang muncul dari proses individu. Sebuah pengembangan konsep seseorang pasti akan berbeda dari pengembangan konsep orang lain.
Mendefinisikan masalah
Anda tidak bisa memecahkan masalah tanpa mengetahui apa permasalahannya. Sebelum mengembangkan konsep, lihatlah pokok-pokok permasalahan yang harus diperhatikan. Dan jika proyek desain Anda berhubungan dengan klien, maka definisikan permasalah desain Anda terhadap klien, juga pelanggan mereka, pasar umum mereka, serta tujuan mereka.
Penelitian dan Analisis
Setelah mendefinisikan macam-macam permasalahan untuk desain Anda, maka tentukan pemecahan permasalahan tersebut untuk desain Anda. Anda harus berfikir dan memulai proses generasi ide. Point-point analisis dibutuhkan untuk mengembangkan desain Anda sebagai pemecah permasalahan. Contoh point pertanyaan seperti;
-Apa merk klien Anda?
Dari satu pertanyaan ini akan timbul penjabaran lain seperti; apa kesan yang ingin disampaikan oleh merk ini terhadap pelanggan klien?, apa filosofi dari merk tersebut?, warna, bentuk, nuansa, dan jenis desain apa yang sesuai dengan merk tersebut?, dan sebagainya yang akan didapatkan dengan penjabaran lebih lanjut. Tentunya penjabaran ini akan terus berkaitan dengan point pertanyaan pokok berikutnya.
-Siapa pelanggan klien Anda?
Dari point ini akan didapatkan hal yang berkaitan dengan penjabaran sebelumnya. Seperti; Apa kesan merk yang akan mendapat perhatian dari pelanggan?, lalu penjabarannya akan; bagaimana lingkungan pelanggan?, apa warna, bentuk, nuansa, dan jenis desain yang sesuai untuk para pelanggan?
Jawaban untuk masing-masing hal tersebut akan mengembangkan ide Anda untuk menentukan bagaimana konsep desain Anda terbentuk.
Konsep, adalah sebuah titik awal penting yang akan menunjukan arah dalam desain Anda. Ini merupakan peta jalan tempat Anda kembali dan kembali lagi untuk menentukan arah proses desain Anda. Jika suatu desain yang dihasilkan tidak bekerja dengan baik, itu mungkin karena tidak sesuai dengan konsep. Atau jika Anda merasakan hasil desain tidak terbentuk dengan baik, maka Anda perlu mengeskplorasi konsep yang berbeda.

Komentar
Posting Komentar